Drama yang dimainkan Jang Hyuk ini sedari awal sudah mencuri perhatian. Gimana enggak, tema family diangkat lagi oleh ahjussi ganteng yg bbrp tahun terakhir sibuk main detektif2an. Perannya di sini sebagai ayah yg mantan petinju, Yoo Gi Cheol menjalani hidup sbg detektif 11 tahun terakhir karena insiden masa lalunya membuat dia dikeluarkan dr dunia pertinjuan dan banting stir ikut ujian kepolisian. Semakin hari, hidupnya makin ga keruan, ia tidak dekat dengan keluarga, bertumpuk hutang dimana2, dan hampir kehiangan rumahnya krn dilelang. Dia dihadapkan pada pilihan untuk bertahan hidup dan pilihan untuk kembali ke dunia tinju yang sempat membesarkan namanya.
Min Woo, anak didiknya dulu, sekaligus sosok petinju kelas 1, menjadi motivasi terkuatnya untuk kembali. Kenapa? Soalnya istrinya, Seon Joo, merupakan cinta pertama Min Woo, dan ada hawa2 mau direbut sama lelaki ini krn liat kondisi kehidupannya yang jungkir balik. Modusnya dengan membuat Seon Joo menulis buku autobiografinya, terus diterbitin novelnya.
Perempuan yang dr awal emang punya cita2 jd penulis besar ya langsung seneng banget dong yaaa... Menyambut permintaan ini dengan bahagia. Aku pribadi gak terlalu suka karakter Min Woo di sini. Digambarkan sebagai karakter yang gak tau terima kasih sama gurunya, mau ngerebut istri orang, tatapan matanya yang penuh kemarahan bikin mikir 'Ni orang kok jahat sih. Harusnya gak begitu sikapnya'.
Karakternya drakor itu semua tokoh seolah berkesinambungan ya... Si A B C terkoneksi dengan caranya yang menarik. Pun dalam drama ini. Gi Cheol ini sebelum dikeluarin jd detektif, punya rekan kerja namanya Cha Ji Woo, ayahnya seorang ahli farmasi yang sedang mengembangkan obat untuk otot dan sendi. Pengembangan obat ini butuh orang2 yang bersedia dites. Karena uang yang ditawarkan besar, Gi Cheol mau ikutan tes ini dapet info dari preman2 yang menjeratnya dengan utang. Semula memang terasa rahasia karena mulai perjalanan awal sampai di lab pun ditutup matanya. Jadi bener2 ga ada yang tahu lokasinya dimana, perusahaan mana yang sedang malakukan uji coba itu.
Pengembangan obat ini bisa disebut ilegal, karena tak mengantongi izin resmi dr pemerintah. Uji coba klinis kepada banyak orang pun dengan iming2 akan diberikan uang banyak selama menjalani proses tes. Sayangnya ada 1 orang yang sakit yang tak layak diuji tetap ikut. Bahkan mencuri obat yang sedang dikembangkan ini. Sekembalinya dari lokasi, dia memberikan obat itu pada Gi Cheol. Ia nyoba obatnya dan ternyata dia bisa jadi sangat kuat. Bisa bikin rambu lalu lintas gepeng. Waawww! Sepulangnya dr lab, ia juga jadi bahan perbincangan karena menolong seorang ibu dan anak yang terjepit kursi bus yang juga ia tumpangi untuk pulang terguling kecelakaan.
Jadilah ia nyoba petandingan bebas untuk menguji keefektifan obat itu untuk tubuhnya dalam pertandingan. Ternyata dia berhasil. Jin Sang Goo, sosok yang bersemangat untuk membuatnya kembali berlaga, menawarkan sejumlah uang yang sangat besar, setelah ia melihat kemampuan Gi Cheol pada pertandingan tinju bebas sebelumnya. Dia sih awalnya galau ya, tp setelah berpikir obat itu bisa membuatnya menang, ia akan bisa menyelamatkan kehidupannya bersama keluarga. Semua hal yang ia pikikan untuk keluarganya aja pokoknya. Buat Seon Joo sama Yeon Seon. How sweet He is!! 😍
Sepanjang beberapa episode disuguhi pertandingan2 tinju Gi Cheol yang gak cuma satu dua kali aja bikin dia babak belur. Tp dia tetap bertahan buat keluarganya. Di sisi lain, anaknya pun melakukan hal yang sama. Dia dulunya rela mengorbankan mimpinya jadi penari balet demi keluarganya, kini mau move on, mau ikut audisi dance dan menunjukkan kepada orang tuanya bahwa ia juga punya mimpi yang mau dicapai. Pun istrinya Seon Joo, berusaha keras menyelesaikan autobiografi Min Woo dengan baik. Semuanya berusaha, semuanya bergerak, semuanya menginspirasi. Pas ada slide disandingkan usaha mereka bertiga, duuuh meleleh hati ini... Menghangat rasanya. Mereka sedang berjuang bersama dengan cara masing2.
Sementara Cha Ji Woo dan kawan2 detektif Gi Cheol sebelumnya, sibuk menyelidiki beberapa perusahaan farmasi yang terlibat pembuatan obat baru karena ada kasus seseorang terbunuh yang mengindikasikan adanya faktor dr zat2 obat yang baru dikembangkan. Alur cerita yang melibatkan semua tokoh dalam drama ini menjadi gak monoton. Ga cuma liat Gi Cheol latihan tinju terus menerus atau liat Yeong Seon latihan dance terus. Ada hal yang dirahasiakan sampai akhir cerita yang jadi plot twist menarik nantinya.
Yang lebih seru lagi, chemistry yang terbangun antara ayah-ibu-anak di sini sangat terasa. Mereka saling suport satu sama lain. Saling menggenggam satu sama lain, saling melindungi satu sama lain. Meski dalam perjalanannya gak selalu mulus, tapi mereka punya kekuatan keren yang bisa tersampaikan dengan sangat baik kepada penonton. How you get your best, how you slove every problems, how you care to your family, dalam drama ini menyajikan hal2 itu semua. Manis, haru, dan bikin sumringah di ending ceritanya. Karena sibuk nonton, gak kepikiran buat list mana kata2 bagus dalam drama ini. Sempet terpikir ditulis pas epiode 23-24 aja...
Gi Cheol flashback pas ngelatih Min Woo
"Kau tau kenapa kau kalah? Karena aku kurang cukup baik, Apa? Bukan karena kemampuanmu, semua itu karena kamu tidak punya alasan untuk tetap berada di atas ring. Ring adalah tempatmu berjuang hingga akhir. Ini seperti medan perang. Jangan bersikap lunak kepada lawanmu tanpa tujuan.
Aku tidak akan bersikap lunak. Aku yang tidak bisa memukulnya.
Jangan pikirkan lawanmu berdarah atau tidak. Kamu bisa fokus, gertakkan gigimu dan bertahan sampai akhir.kamu tidak perlu merasa bersalah sampai akhir. Kenapa? Karena ketika kau memukul seseorang di atas ring itu bukan kekerasan, itu perlindungan."
Trus pas Young Seon bersama ayahnya, dia bilang gini:
"Ayah tidak melakukan kesalahan apapun, yang terjadi padanya memang sangat disayangkan, maksudku ayah tidak perlu bersembunyi, terutama dari aku dan ibu."
Duhbiyuuung ini anaknya juga belajar bersikap dewasa lho dari masalah ayah ibunya. Belajar tentang ketulusan. Bahwa cinta mama papa kepada anaknya gak akan pernah usai sampai kapanpun. Bad Papa ini termasuk salah satu drama Jang Hyuk yang bikin meleleh2 sama karakternya. Berurai air mata sejak 4 episode terakhir. Salah satu pesan tersirat yang kutangkep dalam drama ini kira2 intinya gini, 'Jadi orang tua itu harus berani bertanggung jawab untuk pasangan dan anak yg kita cintai. Seberat apapun peliknya hidup, harus berjuang sampai akhir dan jangan pernah menyerah. Jika bukan orang tua yang mengorbankan diri buat anaknya siapa lagi? Apa fungsinya jadi orang tua kalau begitu?'
Uwooooww... Endingnya gak sesuai dengan espektasi bayanganku sih, tp sweet... Recommended buatmu yang nyari drama2 asik, ringan, ttg keluarga, dan gak berat. Terutama dan berujung sampe lebih dari 50 episode layaknya drama keluarga pada umumnya. Soalnya biasanya drakor tema keluarga tu episodenya panjaaaaang bener deh ngalahin Cinta Fitri atau Tukang Bubur Naik Haji. Hahahayyy...😚
Yuk sharing drama yang lagi kamu tonton sekarang, lagi ngikutin on going atau marathon nih?
.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar