Simama tertarik nonton drama ini karena tokoh utamanya
adalah Lee Bo Young dan punya tema yang gak biasa seperti kebanyakan drama
Korea yaitu mengenai ibu. Simama berharap akan menemukan hal-hal baru yang bisa
dijadikan pelajaran saat menonton drama ini. Nantinya hal tersebut bisa
dijadikan sebuah “perasaan” atau “panduan” dalam langkah-langkah Simama
menghadapi si kecil.
Nonton drama ini akan membuatmu membuka mata mengenai makna
ibu yang sesungguhnya. Kisah demi kisah yang terjadi dalam setiap episodenya
dikemas dengan sangat apik dan punya kekuatan karakter yang kuat dari para
pemainnya.
Perjuangan Melindungi
Seorang Anak Dimulai
Istri dari aktor Jisung ini memerankan tokoh perempuan
peneliti burung yang menjadi seorang guru di sebuah sekolah tingkat SD. Sebenarnya
ia tak terlalu tertarik pada anak-anak, hanya saja, ada satu anak kecil yang
cukup menarik perhatiannya karena ia kerap dikucilkan kawan-kawannya karena
kotor, bau, dan ternyata ia terindikasi mendapatkan tindakan kekerasan karena
So Jin kedapatan melihat luka lebam di sekujur tubuhnya. Sang anak bernama
Hyena, diperankan oleh Heo Joon.
Usut punya usut, Hyena tinggal di sebuah kawasan terpencil
di kota itu. Beberapa kali ia tidak datang ke sekolah membuat para guru ingin
mengunjunginya. Ternyata, ia dikurung oleh ibu kandungnya di dalam rumah. Saat ditanya
penyebab ia bolos, ia justru berbohong. Ia bermaksud untuk melindungi ibunya.
Saat di rumah ia kerap dipukul, tak diberi makan, tak diurus
layaknya seorang anak pada umumnya. Setiap hari Hyena kelaparan dan berkeliaran
sepanjang jalan demi mencari makanan. Simama nonton episode awalnya sudah
berurai air mata. Gak berhenti lanjut nonton sampai ngantuk.
Sang guru melihat ada kejanggalan saat berkunjung ke rumah
terakhir kali. Ia merasa ada sesuatu yang ditutup dari Mama Hyena kepada pihak
sekolah. untuk menuntaskan rasa penasarannya, ia datang lagi ke sana. Apa yang
ia saksikan? Hyena dibungkus sebuah plastik besar, dibuang di depan rumahnya
dekat tempat sampah! Sungguh perbuatan biadab seorang ibu kepada anaknya.
Upaya Perlindungan
Lanjutan: Menculiknya?
So Jin tak bisa tinggal diam menyaksikan perbuatan Mama
Hyena. Ia menyelamatkan anak itu dan berusaha kabur dari Iceland setelah
proyeknya mengamati burung telah selesai. Berbekal modal nekat, ia membawa
Hyena keluar dari lingkar setan sang ibu. Melindunginya dengan segenap hati,
meskipun ia tahu tindakannya membawa lari Hyena ini sangat bertentangan dengan
hukum yang berlaku di Korea. Ia beranggapan bahwa langkah pertama yang harus ia
lakukan adalah melindunginya dari kejahatan sang ibu.
Sebenarnya, tindakan ibu Hyena juga sedikit banyak
dipengaruhi oleh kekasihnya yang seorang mantan kriminal. Lelaki itulah yang
menemani Hyena saat sang Ibu pergi bekerja. Ia juga dipaksa untuk selalu
menurut dengan apa yang diperintahkan pacar Sang Ibu. Oleh karenanya, Hyena
tumbuh sebagai seorang anak 9 tahun yang sangat tertutup dan tidak mudah
membuka diri pada orang lain.
Pergi dari Satu
Tempat ke Tempat Lain: Nomaden
So Jin sadar, persediaan dana yang dipegang tidak terlalu
banyak. Ia juga sangat sadar seutuhnya bahwa tindakannya akan memicu pihak
berwajib berkeliling ke seluruh negeri untuk menangkapnya bila sang ibu
melaporkan kehilangan anaknya ke kantor polisi. So Jin menyampaikan fakta ini
kepada Hyena. Meski ia baru berusia 9 tahun, usianya cukup matang untuk
mengetahui fakta yang terjadi padanya saat itu. Ini anak aktingnya keren
lhoo... so deep!
Melihat perjuangan So Jin untuk terus berusaha di samping
Hyena membuat gadis cilik itu paham makna dicintai dan selalu diutamakan. Meski
ia harus berlari dan bersembunyi dari kejaran polisi, Hyena merasakan getaran
ibu yang sesungguhnya dari sikap bu guru So Jin kepadanya. Ia selalu merasa
aman dan tak lagi merasa cemas dengan keadaan. Begitulah sosok ibu yang selalu
hadir dalam pikirannya.
You deserve to watch
this drama! Sampai pada suatu ketika, menginjak beberapa episode terakhir,
mereka akhirnya tertangkap dan harus berpisah. Momen keduanya saling
menggenggam meski bukan ibu-anak sedarah adalah momen yang akan menguras air
matamu. Menjadi seorang ibu bukanlah sekadar melahirkan anak saja. Ia yang mampu memberikan
perlindungan, cinta, kenyamanan, dan segala hal untuk anaknya adalah seorang
ibu yang sebenarnya. Makna itulah yang tertangkap kala drama ini usai.
Seorang ibu kandung yang melahirkan Hyena tak mampu
memberikan hal-hal yang seharusnya dirasakan anak. Sang anak pun mengerti hal
itu dan berkata bijak saat ibu kandungnya datang dan memintanya untuk kembali. Ia
mengatakan bahwa ibu sudah membuangku, Hyena sudah mati. Aku bukan lagi anak
ibu yang dahulu. Ibuku adalah bu guru So Jin. Can you get the point, guys?
16 episode bersama drama Mother tentu saja memberikan
pengalaman baru yang indah buat Simama yang juga merupakan ibu dari seorang
anak. Rasanya langsung pengen dikekepin deh anaknya abis nonton drama ini. Naluri
sebagai wanita yang ingin melindungi sosok yang lebih kecil akan hadir kalau
ada hal-hal yang memicunya.
Adakah yang sudah nonton drama ini juga? What do you feel? Sharing ke kolom komentar
yuk!





Tidak ada komentar:
Posting Komentar