Selasa, 10 September 2019

Drama Korea Manis tentang Ibu dan Anak bertajuk “Mother”



Simama tertarik nonton drama ini karena tokoh utamanya adalah Lee Bo Young dan punya tema yang gak biasa seperti kebanyakan drama Korea yaitu mengenai ibu. Simama berharap akan menemukan hal-hal baru yang bisa dijadikan pelajaran saat menonton drama ini. Nantinya hal tersebut bisa dijadikan sebuah “perasaan” atau “panduan” dalam langkah-langkah Simama menghadapi si kecil.

Nonton drama ini akan membuatmu membuka mata mengenai makna ibu yang sesungguhnya. Kisah demi kisah yang terjadi dalam setiap episodenya dikemas dengan sangat apik dan punya kekuatan karakter yang kuat dari para pemainnya.

Perjuangan Melindungi Seorang Anak Dimulai

Istri dari aktor Jisung ini memerankan tokoh perempuan peneliti burung yang menjadi seorang guru di sebuah sekolah tingkat SD. Sebenarnya ia tak terlalu tertarik pada anak-anak, hanya saja, ada satu anak kecil yang cukup menarik perhatiannya karena ia kerap dikucilkan kawan-kawannya karena kotor, bau, dan ternyata ia terindikasi mendapatkan tindakan kekerasan karena So Jin kedapatan melihat luka lebam di sekujur tubuhnya. Sang anak bernama Hyena, diperankan oleh Heo Joon.



Usut punya usut, Hyena tinggal di sebuah kawasan terpencil di kota itu. Beberapa kali ia tidak datang ke sekolah membuat para guru ingin mengunjunginya. Ternyata, ia dikurung oleh ibu kandungnya di dalam rumah. Saat ditanya penyebab ia bolos, ia justru berbohong. Ia bermaksud untuk melindungi ibunya.

Saat di rumah ia kerap dipukul, tak diberi makan, tak diurus layaknya seorang anak pada umumnya. Setiap hari Hyena kelaparan dan berkeliaran sepanjang jalan demi mencari makanan. Simama nonton episode awalnya sudah berurai air mata. Gak berhenti lanjut nonton sampai ngantuk.


Sang guru melihat ada kejanggalan saat berkunjung ke rumah terakhir kali. Ia merasa ada sesuatu yang ditutup dari Mama Hyena kepada pihak sekolah. untuk menuntaskan rasa penasarannya, ia datang lagi ke sana. Apa yang ia saksikan? Hyena dibungkus sebuah plastik besar, dibuang di depan rumahnya dekat tempat sampah! Sungguh perbuatan biadab seorang ibu kepada anaknya.

Upaya Perlindungan Lanjutan: Menculiknya?


So Jin tak bisa tinggal diam menyaksikan perbuatan Mama Hyena. Ia menyelamatkan anak itu dan berusaha kabur dari Iceland setelah proyeknya mengamati burung telah selesai. Berbekal modal nekat, ia membawa Hyena keluar dari lingkar setan sang ibu. Melindunginya dengan segenap hati, meskipun ia tahu tindakannya membawa lari Hyena ini sangat bertentangan dengan hukum yang berlaku di Korea. Ia beranggapan bahwa langkah pertama yang harus ia lakukan adalah melindunginya dari kejahatan sang ibu.



Sebenarnya, tindakan ibu Hyena juga sedikit banyak dipengaruhi oleh kekasihnya yang seorang mantan kriminal. Lelaki itulah yang menemani Hyena saat sang Ibu pergi bekerja. Ia juga dipaksa untuk selalu menurut dengan apa yang diperintahkan pacar Sang Ibu. Oleh karenanya, Hyena tumbuh sebagai seorang anak 9 tahun yang sangat tertutup dan tidak mudah membuka diri pada orang lain.

Pergi dari Satu Tempat ke Tempat Lain: Nomaden

So Jin sadar, persediaan dana yang dipegang tidak terlalu banyak. Ia juga sangat sadar seutuhnya bahwa tindakannya akan memicu pihak berwajib berkeliling ke seluruh negeri untuk menangkapnya bila sang ibu melaporkan kehilangan anaknya ke kantor polisi. So Jin menyampaikan fakta ini kepada Hyena. Meski ia baru berusia 9 tahun, usianya cukup matang untuk mengetahui fakta yang terjadi padanya saat itu. Ini anak aktingnya keren lhoo... so deep!


Melihat perjuangan So Jin untuk terus berusaha di samping Hyena membuat gadis cilik itu paham makna dicintai dan selalu diutamakan. Meski ia harus berlari dan bersembunyi dari kejaran polisi, Hyena merasakan getaran ibu yang sesungguhnya dari sikap bu guru So Jin kepadanya. Ia selalu merasa aman dan tak lagi merasa cemas dengan keadaan. Begitulah sosok ibu yang selalu hadir dalam pikirannya.

You deserve to watch this drama! Sampai pada suatu ketika, menginjak beberapa episode terakhir, mereka akhirnya tertangkap dan harus berpisah. Momen keduanya saling menggenggam meski bukan ibu-anak sedarah adalah momen yang akan menguras air matamu. Menjadi seorang ibu bukanlah sekadar melahirkan anak saja. Ia yang mampu memberikan perlindungan, cinta, kenyamanan, dan segala hal untuk anaknya adalah seorang ibu yang sebenarnya. Makna itulah yang tertangkap kala drama ini usai.

Seorang ibu kandung yang melahirkan Hyena tak mampu memberikan hal-hal yang seharusnya dirasakan anak. Sang anak pun mengerti hal itu dan berkata bijak saat ibu kandungnya datang dan memintanya untuk kembali. Ia mengatakan bahwa ibu sudah membuangku, Hyena sudah mati. Aku bukan lagi anak ibu yang dahulu. Ibuku adalah bu guru So Jin. Can you get the point, guys?

16 episode bersama drama Mother tentu saja memberikan pengalaman baru yang indah buat Simama yang juga merupakan ibu dari seorang anak. Rasanya langsung pengen dikekepin deh anaknya abis nonton drama ini. Naluri sebagai wanita yang ingin melindungi sosok yang lebih kecil akan hadir kalau ada hal-hal yang memicunya.

Adakah yang sudah nonton drama ini juga? What do you feel? Sharing ke kolom komentar yuk!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar