Korea menjadi salah satu negara maju yang berkembang pesat
sejak mulai terkenalnya beberapa drama dan K-pop. Simama sendiri kenal drakor
sejak SD, masih jamannya Endless Love yang main Song Hye Kyo dan Song Seung
Hoon kala masih muda, kisah percintaan ‘kakak adik’ itu selalu menguras air
mata meski udah ditonton ribuan kali. Ada yang sama gak?
Simama mulai intens bergelut dengan drama Korea sejak kuliah
semester akhir pas KKN, dapat virus dari temen segrup yang juga demen banget
sama drakor. Terhitung mulai saat itu, tahun 2012 sudah hampir 7 tahun Simama
ngikutin banyak banget drama. Setiap tahunnya, ada sekitar 40-60 drama yang
bisa ditonton, tergantung mood dan situasi. Sempat vakum hampir 1,5 tahun gak
pernah nonton lagi karena sibuk ngurus bayi.
Nah, karena sekarang waktunya sudah banyak selonya karena si
bayi udah bisa main sendiri, jadi Simama punya waktu yang lebih untuk sekadar
nulis2 blog dan nonton beberapa drama lagi. Dari sekian banyak drama yang udah
ditonton, Simama rangkumin nih beberapa ciri khas yang ada di dalam drama
Korea. Berdasarkan hal itu, kita jadi bisa belajar sedikit mengenai budaya
Negeri Ginseng meskipun belum menjamahkan kaki ke sana. Semoga suatu saat nanti
bisa. Aamiin.
Alur Kisah yang
Menyimpan Rahasia
Hampir seluruh drama Korea punya alur yang cenderung sama.
Punya rahasia kisah yang di-keep
sampai akhir cerita. Kadang pertengahan cerita udah dibahas juga sih. Intinya
punya teka-teki kisah yang gak diungkapkan setidaknya pada 4 episode awal. Hal
ini yang membuat drama Korea bikin penasaran untuk diikuti. Apalagi untuk genre
detektif-detektifan. Bener-bener bikin emosi, penasaran, kepo, dan ingin segera
menemukan penjahatnya.
Hampir seluruh drama, membuat seluruh pemain terlihat saling
bertautan satu sama lain. si A, B, C yang terlibat dalam sebuah hubungan
ternyata menyimpan kisah menarik sebelumnya. Kamu bisa simak beberapa drama seperti Whats
Wrong Secretary Kim, Another Miss Oh, City Hunter, atau My Shy Boss. Kerumitan
hubungan ini membuat kisahnya makin menegangkan lho.
Tak hanya itu saja, keunikan alur ini terlihat semakin
menarik dengan chemistry pemain yang
luar biasa, bahan skenario yang tidak main-main, dan pemilihan sountrack lagu yang mendukung. Kisah
percintaan biasanya punya lagu-lagu yang manis. Cocok banget didengerin sambil
galauin si dia #eh. Untuk genre horor juga punya sound effect yang gak kalah keren kok. Kadang malah diikuti dengan
tindakan2 konyol dari pemainnya. Jadinya malah horor komedi. Sebut saja Lets
Fight Ghost, Master’s Sun dan Hotel Del Luna. Ada yang belum ditonton?
Genre Drama Korea
yang Beragam
Jika kamu hanya ngerti kalau drakor itu isinya cinta-cintaan
doang, artinya mainmu kurang jauh, Bung! 3-4 tahun belakangan, genre yang
disajikan untuk drama Korea semakin berkembang. Ada banyak banget tema yang
berdatangan dan gak biasa. Mulai dari genre fantasi dan time slip hingga genre science
fiction yang dikemas dengan sangat apik. Kamu bisa cek beberapa tema drama
yang tidak biasa dalam drakor, di sini.
Minum Soju: Pelepas
Stres dan Upaya Membaur
Kalau kamu baru nonton drakor sekitar 10 biji aja, kamu
pasti bisa lihat beberapa adegan yang menampilkan minum soju di dalamnya. Soju
adalah minuman keras khas Korea yang biasanya dijual di kedai jajanan kaki lima
di seantero jalanan di Korea atau bisa kamu temukan di minimarket terdekat.
Minum soju biasanya dilakukan seseorang untuk melepaskan
stres yang melanda. Tipe anak baik-baik yang ujug-ujug minum soju, langsung bisa ketebak kalau dia sedang ada
masalah. Entah masalah pekerjaan, masalah percintaan, masalah dengan orang tua,
biasanya dialihkan dengan menenggak minuman ini sebagai sarana pelepas penat.
Tak hanya itu saja, minum soju juga bisa dikatakan sebagai
salah satu upaya membaurkan diri dengan orang lain. Di sana, anak yang baru
dapat kerja biasanya orang tua mengundang beberapa saudara untuk minum bersama
di rumah. Baru pindah rumah, teman-teman kantor datang bawa soju sebagai bentuk
selamat. Pacar baru yang dikenalkan kepada ortu, biasanya bapaknya ngajak minum
bareng.
Hal ini dikarenakan mabuk bersama adalah hal yang wajar
terjadi di sana sebagai langkah untuk mengakrabkan diri satu sama lain. Tengoklah
drama Misaeng. Dari sanalah Simama menyadari secara utuh bahwa soju adalah
koentji sebuah hubungan dapat berjalan dengan baik. Cuzz-lah diliat aja buat
yang belum nonton, gak akan rugi!
Mau Makan Ramen di
Rumahku?
Pertanyaan ini sangat umum dilontarkan di dalam drama Korea.
Fyi, pertanyaan ini sebenarnya mengandung ‘maksud tersembunyi’ di dalamnya.
Bagi pasangan yang baru aja PDKT pertanyaan ini mengindikasikan bahwa ‘aku mau
bersamamu lebih lama,’ atau ‘ jangan cepat-cepat pulang, kita ngobrol dulu’
atau bisa juga ajakan untuk tidur bersama. Se’dahsyat’ itu ungkapan ini bagi
orang-orang sana. Hanya saja, beberapa drama juga melontarkan pertanyaan ini
sebagai pertanyaan biasa saja sebagai ajakan makan ramen karena belum makan
sebelumnya, seperti dalam drama Fight for My Way.
Namsan Tower, Sungai
Han, dan Pulau Jeju
Tiga lokasi ini menjadi lokasi yang paling umum terliput
saat penayangan drama Korea. Namsan Tower disimbolkan sebagai menara yang
romantis, tempat memadu kasih yang tepat apalagi pada musim salju di malam
hari. Ingatkah kamu dengan drama Boys Before Flowers yang memaksa Gu Jun Pyo
harus rela kedinginan karena menunggu Geum Jan Di yang tak segera datang
mengunjunginya di tengah hujan salju? Mereka bahkan harus terkurung di kereta
gantung Namsan Tower karena terkunci semalaman.
Sungai Han juga menjadi salah satu perlambang Korea yang
sangat sering muncul. Bahkan beberapa drama menjadikan lokasi ini sebagai
tempat bunuh diri. Cobalah tengok drama My Strange Hero atau W; Two World. Di Korea
sana, kemungkinan kegiatan nyemplung ke sungai dianggap sebagai salah satu cara
paling aman untuk bunuh diri kali ya? Hahahaa. Just kidding!
Selain itu ada Pulau Jeju yang digadang-gadang sebagai
Bali-nya Korea. Kecantikan pulaunya sih gak jauh beda sama Bali. Walaupun begitu,
tetep aja banyak artis yang kunjungan liburan ke Bali sebagai destinasi. Kita patut
berbangga lho gaes! Rain dan istrinya aja memutuskan bulan madu di Bali abis
mereka nikahan. Aseeek!
Menghormati Orang
yang Lebih Senior
Sunbae (senior) menjadi panggilan akrab layaknya sapaan Mas,
Mbak, Uni, Uda, Aa dan Teteh di Indonesia. Baik senior di kampus atau di tempat
kerja, warga Korea cukup sensitif jika berkaitan dengan sebutan panggilan
seperti ini. Aktris muda yang tidak menyapa aktris yang lebih senior akan
dianggap kurang sopan dan menyalahi aturan.
Jika butuh bukti, kamu bisa cek drama My Love from The Stars,
Cheon Song Yi menjadi aktris yang ‘kurang’ diakui oleh seniornya, Han Yu Ra, ia
dianggap gak sopan karena sebagai aktris baru, ia langsung melejit, membintangi
banyak iklan dan drama. Bikin dia frustrasi karena tersaingi. So, peran
senioritas itu sangat penting dalam beberapa aspek kehidupan di Korea. Jika berkesempatan
datang ke sana, hati-hati saat berbicara dan bersikap yaa..
Aktor dan Aktris yang
Berkarakter
Dalam drama dan film Korea, gak ada ceritanya aktor atau
aktrisnya punya akting yang kaku dan gak pede. Biasanya para aktris ini sudah
mengalami banyak fase sebelum terjun ke dunia drama. Tak jarang, beberapa tahun
lalu pemain yang terlibat dalam drama masih sebagai kameo yang munculnya
secuil-secuil doang, kini sudah beranjang dan fist lead yang membintangi sederet drama dan film. Bahkan beberapa
kali menggondol piala penghargaan lho. Beberapa tokoh sampingan ini juga sudah
pernah Simama bahas lho, cek aja di
sini.
Perayaan dalam Sebuah
Hubungan
Sebagian besar drama Korea, ada momen perayaan untuk
menyatakan sebuah hubungan. Entah perayaan rumah baru, perayaan lulus ujian,
perayaan kelulusan sekolah, hingga perayaan hari jadi pasangan. Kadang ada yang
niat banget ngerayain aniversary hubungan baru 1 minggu, 1 bulan, paling sering
pas 100 hari.
Sepertinya hari jadi ke 100 menjadi momen istimewa buat
pasangan pacaran. Kamu bisa liat keromantisan dan perayaan manis 100 hari dalam
film My Sasy Girl versi Jun Ji Hyun dan Cha Tae Hyun. Kamu bakal nemuin plot twist yang mungkin gak akan kamu
duga sebelumnya. Ada yang sudah nonton?
Perbedaan Mencolok
antara Si Miskin dan Si Kaya
Dalam drama, akan terlihat jelas bagaimana perbedaan si
Miskin dan Si Kaya. Si Miskin cenderung pasrah dan nerimo sama perlakuan si
Kaya. Kemudian si Kaya merasa paling punya kuasa atas segala sesuatu. The Heirs
menjadi salah satu drama yang punya kontradiksi paling terlihat. Dalam drama
ini kamu akan menemukan sebuah ‘jurang’ besar yang menjadi momok pemisah Kim
Tan dan Cha Eun Sang.
Tak hanya itu saja, asal daerah juga menjadi salah satu
alasan perbedaan perlakuan yang mencolok ini. School 2015 menjadi salah satu
bukti yang terlihat. Oleh karenanya, jika ada anak daerah yang datang ke
ibukota, sebisa mungkin mereka akan menutupi logat kental yang menjadi ciri
khasnya. Series Reply juga memperlihatkan tentang hal ini. Rasanya, kalau
mempertontonkan diri dari suatu daerah terpencil yang jauh dari ibukota itu
menjadi sebuah aib, karena hal itu biasanya akan membuat seseorang di-bully.
Labeling Seseorang Berdasarkan Pekerjaan dan Latar Belakang
Pendidikan
Tak hanya bully karena kondisi keuangan dan asal daerah
saja, seseorang yang tidak punya pekerjaan tetap dan hanya bisa bergonta-ganti
pekerjaan paruh waktu juga tidak akan dilirik sebagai seseorang yang ‘pantas
dihargai’. Jika kamu cuma mengisi waktu luang dengan bekerja di supermarket
atau jualan makanan ringan di pinggir jalan, kamu bukanlah sosok pacar yang
patut dibanggakan.Calon mertua pihak perempuan biasanya akan melirik calon pacar
anaknya dari pekerjaannya terlebih dahulu sebelum memberikan restu.
Latar pendidikan juga menjadi salah satu preview yang diandalkan di Korea. Makanya,
ortu di sana gencar banget nyuruh anaknya belajar biar masuk perguruan tinggi
top di Korea. Sky Castle, God of Study,
Ghost: Phantom menjadi salah satu bukti drama yang mengisahkan tentang
beratnya perjuangan menjadi seorang siswa di Negeri Ginseng. Kegiatan pembelajaran
cukup padat, tuntutan dari sekitar juga berat. Pernah ada artikel yang membahas
bahwa pelajar di sana sangat iri dengan pelajar Indonesia yang sangat santai
dalam belajar. Wah, sampai segitunya ya?
Adegan Ciuman
Adegan sosor-sosor bibir di drama Korea udah jadi hal biasa.
Bahkan dinanti-nanti oleh sebagian besar penontonnya. Kegiatan satu ini bisa
jadi salah satu penanda paling jelas sebagai ciri khas drama Korea. Hanya saja
kamu harus bijak dalam menyikapinya saat menonton beberapa drama. Bahkan di
dalamnya kadang ada adegan dewasanya. Yang jelas, sudah Simama peringatkan lho ya.
Pelajaran Berharga
Lewat Pesan Tersirat dan Tersurat
Rain or Shine: Kehidupan adalah penyesalan dan kegagalan yang berulang, itu
agar kita membuat penyesalan dan kesalahan yang lebih baik, jadi jangan
bersikap pengecut.
Queen of Rings: Kamu gak perlu jadi cantik untuk dicintai.
Saat kamu mencintai seseorang, ia akan terlihat cantik bagimu.
The Heirs: Musuhmu bukanlah orang yang menggenggam pedang
untuk menentangmu. Mereka adalah orang yang ada di sisimu dengan belati di
tangan.
Suits: Keadilah adalah mengembalikan pada semua orang
tentang apa yang pantas mereka dapatkan.
Squad 38: Jangan berjuang UNTUK menang, tetapi berjuang
SAMPAI kita menang.
Sebenarnya ada banyak lagi quote lain yang tersurat dalam
sebuah drama, hanya saja Simama gak sempat nyatetnya satu-satu. Lebih banyak
lagi pesan tersiratnya. Seperti drama Bad Papa yang menceritakan perjuangan
ayah demi membuktikan ia mampu memikul tanggung jawab sebagai keluarga di
hadapan anak dan istinya. Cek review
lengkapnya di
sini.
Drama-drama lain pun sama, tergantung genre dan temanya,
kamu bisa memetik banyak pelajaran berharga dari tayangan drama Korea yang
disajikan. Tentang persahabatan, tentang pecintaan, tentang kesetiaan, tentang
masa lalu, tentang bersikap, how to
treath your family, dan masih banyak lagi. Simama selalu dapat pencerahan
baru saat menyelesaikan sebuah drama.
Dari situ, Simama juga sedikit banyak
ngerti tentang beberapa kebiasaan dan ciri khas yang ada dalam budaya Negeri
Ginseng. Nonton drama Korea itu bisa jadi ajang pembelajaran juga lho. jadi, yuk sharing pengalaman nonton dramamu, siapa tahu ada beberapa list yang bisa ditambahkan di sini. Simama tunggu komen darimu yaa...






Tidak ada komentar:
Posting Komentar