Belum selesai menyaksikan drama
yang satu ini, rasanya aku sudah merasa geregetan dan gemes banget buat bikin review-nya. Banyak hal yang akan jadi uneg-uneg yang membakar bila tak
disalurkan, ahaha... baru sampai episode 15 akhirnya aku memutuskan buat bikin review-nya, dan ternyata sampai akhirpun
drama ini tidak mengecewakan. Dapat kukatakan, Good Doctor merupakan salah satu drama terbaik dari ratusan drama
yang telah kutonton.
Awalnya aku tahu drama ini bagus
itu dari kawanku, dia bilang drama yang direkomendasikannya ini adalah drama
yang super keren banget. Sebenarnya aku sudah berniat download sejak lama, tapi baru beberapa waktu lalu kesampaian dan
bisa menikmati sajian kisah kedokteran yang membahana. Drama keluaran tahun
2013 ini menjadi drama pertama dalam genre kedokteran yang kulihat. Beberapa
drama kedokteran lain setelahnya menjadi terlihat menarik karena drama pertama
yang kutonton cukup berkesan. Kalau kamu penasaran dengan genre tema drama lainnya, kamu bisa cek disini.
Aku sudah berniat untuk menonton
tanpa espektasi karena takut kecewa bila ceritanya gak sesuai dengan harapan. Namun,
hasilnya justru sebaliknya. Dengan menonton tanpa espektasi beginilah akhirnya
aku benar-benar bisa menikmati kisahnya yang memang sedari episode 1 udah
berhasil menarik perhatianku.
Joo Won bisa totalitas memerankan
tokoh seorang autis yang berbakat di bidang kedokteran. Dimotivasi dari
kelincinya yang mati dan kejadian kehilangan kakaknya di sebuah tambang, Joo
Won kecil sangat berniat untuk jadi dokter. Ia belajar dari seorang “paman”
yang mengasuhnya yang juga seorang dokter. Jadilah ia kemudian bisa menghafal
struktur tubuh manusia di usia 7 tahun. Itu keren sekali, bukan? Keautisannya ini
mirip kisah My Name Is Khan yang diperankan Sharukh Khan dan Kajol yang
mengupas tentang seorang islam yang dianggap teroris itu.
Saking kerennya akting Joo Won di
drama ini, aku aja sampai terbengong-bengong dibuatnya. Ia benar-benar total
berperan sebagai anak dengan savant syndrome tapi kuat pada bidang tertentu.
Ia bahkan bisa menghafal buku, 3 sampai 4 langkah lebih depan dibandingkan
kawan2nya yang bahkan udah 2-3 tahun koas jadi dokter. Joss banget deh
pokoknya...
Joo Won yang berperan sebagai
Park Shi On berjuang keras agar ia dapat diakui sebagai dokter. Ia jatuh bangun
untuk meyakinkan semua orang bahwa autisnya tidak mempengaruhi kualitasnya
sebagai seorang dokter. Karakternya di sini adalah sosok yang jujur, polos, apa adanya, hangat, to the poin, dan langsung ngena di
hati... karakter savant syndrome yang
benar-benar terekspresikan dengan sangat baik oleh Joo Won dari gestur, cara
bicara, cara bersikapnya, total bangeeettt deh pokoknya... sukaaa....
Proporsi ceritanya pas, ada
adegan bikin nangisnya, ada adegan sweet-nya,
ada adegan yang bikin sebel dan gemes, trus musiknya juga mendukung. Detail
yang ditampilkan juga lumayan untuk ukuran kedokteran, kasus-kasus operasi yang
dilakukan tampak nyata, tapi justru gak bikin ngeri buat ditonton, dan itu juga
menjadi salah satu poin plus-nya lagi.
Cuma satu hal yang agak punya
kesan “mengganggu” yaitu pada bagian kisah tentang perebutan kekuasaan rumah
sakit yang punya kesan “sekadar ditempelkan” sebagai bumbu cerita. Tidak dideskripsikan
dengan cukup detail. Mungkin penulis naskah dan sutradaranya hanya ingin fokus
pada kisah Park Shi On yang mengagumkan.
Setiap episodenya berkesan,
setiap episode punya suspense-nya
masing-masing. Salah satu yang menjadi favoritku kelegaan habis operasi
berjalan, rasanya semacam ikut ploongg gitu setiap tim dokter berhasil
menyelesaikan tugasnya. Ikut bangga dengan kinerja para dokter yang tetap
profesional apapun yang terjadi.
Drama ini bahkan sudah di-remake dalam versi Jepang dan Amerika,
aku sempat intip versi Amerika, tapi pemerannya kurang mengekspresikan sosok
Park Shi On dengan maksimal. Ia hanya terlihat “lebih pintar” dalam hal penjelasan
dan penjabaran suatu hal. Beberapa pemerannya dibuat semirip mungkin dengan
aslinya. I appreciate that!
Pesan tersirat yang tergambar
dalam drama ini yang jadi favoritku adalah “hati yang hangat akan membuatmu
jadi seseorang yang mudah dicintai.” Good
Job Park Shi On, aktingmu bagus
banget di sini Joo Won!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar