Jika kamu memandang Lucky
Romance sebagai drama pertama yang mengusung tema virtual reality, kamu tidak sepenuhnya salah. Hanya saja, pada
drama tersebut hanya mengisahkan tentang perjalanan CEO yang menciptakan
perusahaan game VR. BUKAN sebuah
drama yang menyajikan VR sebagai bagian dari jalan ceritanya.
Simama cukup excited
saat mendengar drama keren ini akan dimainkan oleh Hyun Bin dan Park Shin Hye. Dua-duanya
merupakan aktor dan aktris yang menjadi favoritku. Kegantengan Hyun Bin dalam
Meteor Garden cukup untuk memperhatikannya hingga kini. Di sisi lain,
kecantikan Park Shin Hye sejak dalam drama Heartstrings cukup menarik rasa
penasaranku dalam mengikuti dramanya kemudian.
Memories of Alhambra
menjadi salah satu drama yang menawarkan keunikan lain di Spanyol. Tak hanya
fokus pada ikon-ikon bersejarah di sana, Jin Woo membuat Alhambra menjadi salah
satu lokasi game virtual reality yang
digagasnya bersama tim di Korea. Di sini ia juga menemukan founder game yang cocok untuk melengkapi kekurangan teknis game yang ia buat. Dia adalah Jung Se
Joo yang diperankan oleh Chanyeol EXO. Dia
adalah adik Jung Hee Joo yang diperankan oleh Park Shin Hye.
Jalan Cerita yang
Seru
Selain untuk menemukan Se Joo, kunjungan Jin Woo ke Alhambra
juga sebagai pemain yang menguji coba game yang dibuat. Dengan percobaan ini,
ia akan menemukan kelemahan dan kekurangan yang mungkin belum sempurna. Game ini
didesain dalam sebuah lensa kontak khusus, sehingga barangsiapa yang
memakainya, ia akan menjadi seorang pemain secara otomatis. Langsung masuk pada
level 1.
Hal yang cukup mengagetkan saat Jin Woo melepas lensa kontak
permainannya, ia tetap berada pada level yang ia mainkan. Ia kembali ke Korea
dan mencoba memeriksakan diri. Ia merasa jadi gila karena permainan itu. Pada 10
level pertama ia bahkan tidak tidur untuk bisa terus menaikkan level permainannya.
Sampai-sampai ia membunuh sahabatnya sendiri dalam permainan. Hal yang lebih
mencengangkan, sang sahabat justru benar-benar meninggal keesokan harinya
setelah bertempur dengan Jin Woo.
Plot Twist yang Tidak Biasa
Sepanjang episode, kamu akan terus disuguhi oleh pertarungan
Zinu (nama akun dalam game Jin Woo) dengan beberapa musuh dalam setiap level
yang berbeda. Jika kamu tak terlalu berespektasi tinggi, mungkin kamu akan
menemukan kebosanan saat berada pada episode 6 dan berniat tidak melanjutkannya.
Teka teki hilangnya Se Joo juga masih menjadi pertanyaan.
Pada 2 episode pertama dikisahkan bahwa Se Joo akhirnya
setuju untuk menjual gamenya kepada Zinu, setelah beberapa kali ia meminta
tetapi tak pernah diterima. Penonton masih dibuat penasaran dengan
petunjuk-petunjuk kecil dalam tiap episode mengenai keberadaan adik Jung Hee
Joo ini. Zinu berusaha memecahkan beberapa info mengenai Se Joo tapi tidak
menemukan apapun. Pada akhirnya ia bertahan di rumah Hee Joo untuk bisa
memantau keberadaan Se Joo hingga kembali sambil tetap berjuang menaikkan
level. Karena level tertinggi dipegang oleh Se Joo sendiri.
Di dalam game, ada beberapa tokoh unik yang disajikan. Salah
satunya Emma, seorang gitaris cantik yang wajahnya sangat mirip dengan Hee Joo.
Zinu cukup akrab dengan Emma. Pada level tertentu, ia dapat berkomunikasi
dengannya, bahkan meminta bantuannya.
Hari demi hari Zinu bertarung dan berusaha keras menaikkan
level, akhirnya ia berhasil mencapai tingkatan yang sama dengan Se Joo. Dengan fakta tersebut, ia akhirnya bisa
menerima pesan rahasia dari Se Joo agar segera diselamatkan. Rupanya ia
bersembunyi di sebuah bilik tak terlihat dalam game yang ia mainkan. Ia bertahan
di sana sampai benar-benar yakin bahwa ada pemain lain yang datang untuk
menyelamatkan.
Sajian Open Ending yang Nanggung
Perlahan-lahan misteri demi misteri terkuak, sampai akhirnya
semua hantu yang terlibat dalam game ini akhirnya musnah, tak terkecuali Zinu. Ia
berubah menjadi butiran pasir dan tak bisa kembali lagi. Pada episode ini,
hampir seluruh timeline media sosial ramai membicarakannya. Dikisahkan bahwa
game tersebut akhirnya dihentikan karena menjadi salah satu game berbahaya yang
pernah ada karena menghilangkan beberapa nyawa. Beberapa tahun berselang, game
tersebut dikembangkan lagi oleh Se Joo dengan teknologi yang lebih mutahir. Secara
ajaib diceritakan bahwa Zinu dapat kembali lagi.
Jenis open ending semacam ini biasanya kurang memuaskan
beberapa pihak. Kisah yang terkesan dipaksakan dan sangat nanggung, bikin jalan ceritanya agak boring. Simama agak
geregetan nonton drama ini dari awal hingga akhir isinya perang dan melawan
musuh melulu demi kenaikan level. Hingga episode pungkas telah selesai dilihat,
Simama cuma membatin dalam hati, “Ini tadi aku nonton apa sih? Begini amat
ceritanya.”
Hal ini disebabkan kisah yang mengalir tentang perseteruan
dalam dunia virtual game dalam drama
tersebut tak bisa dibedakan dengan kehidupan nyatanya. Oleh karenanya, ada
beberapa part yang terkesan nggak
nyambung meskipun ceritanya emang bisa disambung-sambungin sendiri. Overall, drama ini cukup memberikan
angin segar bagi dunia drama Korea karena menampilkan tema yang sangat fresh
dan tidak biasa.
Setelah membaca beberapa artikel behind the story, ternyata inspirasi dari tayangan ini adalah game
VR Pokemon Go yang sempat booming beberapa waktu lalu. Semua pihak yang
terlibat dalam pembuatan drama ini cukup keren kok. Sangat bisa dinikmati hingga akhir. Kamu sudah
nonton belum? Bisa kok cek episode 1 dulu buat memutuskan untuk lanjut nonton
atau nggak. Kalau udah nonton, sharing yuk di kolom komentar. Kutunggu yaa...








Tidak ada komentar:
Posting Komentar